Showing posts with label pink. Show all posts
Showing posts with label pink. Show all posts

Thursday, March 15, 2012

Welcome Home!

Sudah beberapa waktu ini saya bergabung dengan sebuah kelompok yang ingin belajar tentang, dan menjadi sufi. Suatu kelompok yang mengupas makna dibalik ritual, membuat kita merenungi tentang kehidupan, Tuhan, dan agama. Kelompok ini berisikan orang-orang yang lucu, beberapa dari mereka senang berdiskusi, beberapa lainnya senang bercanda, dan beberapa lainnya hanya menyimak dalam diam sambil kebingungan. The latter would be me. Guru kami adalah seorang laki-laki asal Solo, seseorang yang kesannya 'urakan' namun ada sesuatu padanya. Beliau selalu menebarkan senyum lebarnya, senyum yang membuat orang menunduk malu dan enggan, bahkan saat hanya melihatnya di foto. 

Kemarin lusa ada exercise kecil yang membuat geger kelompok virtual itu. Kami diminta untuk mengenali diri dengan bercermin. Ada beberapa media yang dapat kita gunakan untuk bercermin: kaca cermin, air yang jernih tenang, dan pupil mata lawan bicara kita. Sebagian besar anggota kelompok kemudian sibuk menjajal eksperimen ini. Beberapa menemukan dirinya pada pantulan cermin. Benar-benar bertemu dengan 'seseorang' saat proses bercermin berlangsung. Ada juga yang hanya berputar-putar dalam pertanyaan demi pertanyaan. Pertanyaan universal: apakah yang kita cari? Beberapa orang lainnya hanya diam tidak berbagi tentang pengalamannya. Termasuk saya.

Saya memulai untuk bercermin dengan perasaan uneasy, antara bingung dengan apa yang dicari dan takut dengan apa yang kiranya akan saya temukan. Kemudian saya melihat saja pada cermin dengan hati dan pikiran kosong. Hanya mencoba menikmati proses ini dan membiarkan apa saja yang akan terjadi. Pertama saya melihat ke dalam pupil saya. Nothing there. Kemudian saya mengalihkan pandangan saya pada wajah saya. Saat itu saya melihat: wajah saya. Saya amati terus hingga akhirnya entah kenapa ada dorongan untuk tersenyum. Saya tersenyum pada diri saya sendiri. Sesaat setelah itu saya merasakan dorongan lain yaitu dorongan untuk memejamkan mata. Pada awalnya saya menolak untuk memejamkan mata, karena perintahnya adalah lihatlah ke dalam cermin. Kalo merem, mana bisa lihat ke dalam cermin? Begitu pikir saya berucap. Tapi kemudian pikiran lain muncul dan mengatakan apa salahnya mencoba, siapa tahu aku menemukan sesuatu. Lalu saya memejamkan kedua mata saya. Saat itu juga saya melihat dalam dada saya terdapat ruang yang berawan (atau berasap) putih dan lambat laun muncul asap berwarna pink jernih. Rasanya damai sekali di sana, seperti menemukan rumah yang lama hilang. Senyum saya semakin lebar. Pada waktu terbuai dalam rasa damai itu, saya merasa ada seseorang yang mengafirmasikan pada saya bahwa segala sesuatu baik-baik saja. 

Pada tulisan sebelumnya saya sempat menyinggung soal perjumpaan saya dengan hati saya. Nah, pikiran saya langsung melayang pada gadis kecil yang saya jumpai dalam hati saya, namun saya tidak menemukannya. Sepintas lalu saya melihat dalam pandangan perifer saya seorang wanita, seseorang yang keibuan. Dan dia memeluk saya dengan kata-katanya bahwa segala sesuatu baik-baik saja. Sepertinya saya masih mengumpulkan puzzle nih. Puzzle misteri tentang dua sosok itu. Saya tidak terburu-buru untuk mengumpukan keping demi keping, karena Dia tau yang terbaik bagi seluruh ciptaanNya. Saya menunggu.

Pikiran saya juga melayang pada ingatan tentang asap berwarna pink ini. Beberapa hari sebelumnya saya sering menjumpai asap berwarna pink ini dalam 'keheningan' saya. Warna pink yang menyelimuti diri saya. Saat saya meminta petunjuk pada guru, beliau hanya mengatakan bahwa saya punya bakat. Tapi saya masih bingung apa bakat yang dimaksudkan. Sampai saat ini saya masih belum mengerti bakat yang guru saya bicarakan. Hari ini saya kembali meminta petunjuk mengenai warna pink itu. Alhamdulillah, saya mendapat jawaban. Guru bilang untuk melanjutkan, dan bahwa warna pink adalah warna Cinta. So, seems like I'm on the right track. Track I do not know where it would lead me to. I am waiting in awe, waiting nearly anxiously of what more to come. Hopefully this is the beginning of something good.

Inti dari perjalanan ini adalah menunggu.. Menunggu sambil berserah, menyerahkan segalanya pada Dia Yang Maha Tahu.

Monday, February 6, 2012

Color Me Softly!

Entah kenapa akhir-akhir ini lagi sukaaa sekali dengan warna ungu dan biru tua. Kesannya misterius, anggun, dan bijaksana. Kemarin saya iseng-iseng mencari tahu apa arti spiritual dari dua warna tersebut; maklum I'm a little superstitious! Dan ini yang saya dapatkan: 

Ungu adalah warna untuk good judgment, dan melambangkan magic, misteri, serta royalty. Meletakkan benda-benda berwarna ungu di sekitar blogger sekalian dapat membuat pikiran dan batin tenang. Gunakanlah warna ungu jika sedang ingin:
  • menggunakan imaginasi anda secara maksimal
  • menyeimbangkan kembali kehidupan anda
  • menjauhkan rintangan/halangan
  • menenangkan diri, atau membangkitkan semanga
Warna ungu merepresentasikan:
Inspirasi: Ide original dan bagus biasanya tercipta dengan warna ungu - gunakan pada saat anda mencari inspirasi.
Imajinasi: Ungu membangkitkan kreativitas - ungu juga menstimulasi aktivitas mimpi.
Individualitas: Ungu adalah warna yang tidak konvensional, individual dan original. Ia tidak suka meniru orang lain dan suka melakukan keinginannya sendiri.
Spiritualitas: Ungu membantu kita saat berdoa atau meditasi, membantu kita bersentuhan dengan alam bawah sadar kita.

Jika kekurangan warna ini akibatnya adalah perasaan tidak berdaya, tidak dapat membuat keputusan, menjadi negatif dan apatis. Tidak ada passion saat melakukan sesuatu. Apabila ada sumbatan pada chakra yang berwarna ini, maka energi spiritual tidak dapat mengalir, dan hidup menjadi stagnan dan tidak bermakna.
The Magic of Purple
Hmmm... Sounds very very familiar. Keren juga yah! Ternyata hati selalu membisikkan banyak hal tentang kondisi kita. Saya merasa kesukaan saya yang tiba-tiba terhadap warna ungu adalah bisikan hati untuk menyeimbangkan kembali kondisi saya yang saat ini sedang agak down. Bisikan itu kemudian menjadi tindakan ketika saya membeli bahan berwarna ungu tua minggu lalu saat menemani ibu mertua jalan-jalan mencari kain. Saya jatuh cinta dengan kain itu dan dengan spontan muncul keinginan untuk membelinya (mmm.. mungkin bisa agak rancu ya dengan impulsif hihihi). Pada saat membeli kain tersebut saya sebenarnya masih belum memiliki gambaran akan dijadikan apa. Namun sehari kemudian kakak ipar saya datang kerumah dan memberitahu kami bahwa ada sepupu yang akan menikah di bulan Juni nanti. Kakak ipar saya memiliki ide untuk membuat seragam keluarga. Horeeee akhirnya saya tahu kain itu akan jadi apa nantinya. Kain bawahan kebaya! Very excited about this, karena berarti saya akan menjahit kebaya baru! (dasar wanita!). This means more purple! Maybe I really need purple in my life.

Warna lain yang sedang saya gandrungi saat ini adalah biru tua seperti warna laut. Saya suka sekali kain satin warna biru tersebut. Matang, sexy, dan elegan. Ternyata biru adalah simbol dari komunikasi, baik komunikasi keluar maupun ke dalam diri, serta ekspresi diri. Warna biru dapat membawa kegembiraan, ketenangan, ketulusan, keyakinan diri dan kepercayaan (trust) kepada orang lain. Biru adalah warna yang baik untuk urusan karir dan bisnis. Apabila hidup kita kekurangan warna ini, maka kita dapat menarik diri, depresif, manipulatif, tidak dapat diandalkan, ngeyel, dan tidak mau berubah. Kita dapat merasa lemah, takut, tidak dapat mengekspresikan pikiran, tidak konsisten, tergantung, menekan perasaan. Kata kunci untuk warna biru adalah komunikasi, spiritualitas, kontemplasi, misteri, kesabaran, kesucian, kedamaian, trust, healing, kejujuran, dan pemaafan.

The Power of Blue


Lagi-lagi terdengar sangat familier di telinga. I really do need to add more blue in my life, especially since it promotes forgiveness and healing. Sekali lagi, saya amazed dengan hati saya yang selalu membisikkan apa yang sedang saya butuhkan. Terimakasih hati.

Selain dua warna yang lagi saya gandrungi di atas, ada satu warna yang telah menjadi all time favourite bagi saya yaitu pink! Warna merah muda dengan berbagai gradasinya selalu menarik hati dan perhatian saya; terutama warna dusty pink atau baby pink. Rasanya sejuk sekali di hati. Being the superstitious person that I am, I also looked up the meaning of the color. Pink adalah warna untuk universal love. Cinta untuk diri sendiri dan orang lain, persahabatan, kasih sayang, harmoni, kedamaian diri. Sifatnya lembut, santai, dan mudah didekati. Hmm... Saya jadi ingat kalau punya gemstone warna pink, rose quartz lebih tepatnya. Saat memakai batu itu sebagai kalung, saya bisa merasakan adanya perbedaan, terutama cara saya menghadapi seseorang yang bermakna bagi saya namun saat ini ada friksi di antara kami.Saya jadi lebih understanding terhadap beliau, dan lebih penuh kasih. Mungkin anda perlu mencobanya! And feel it for yourself.

The Soft Pink


So, what color do you like?