Wednesday, February 15, 2012

That Little Girl


Hari ini sebenarnya mungkin bukan pertama kali aku bersinggungan atau berhubungan dengan hatiku. Aku yakin hatiku sudah berjuta-juta kali mencoba untuk berkenalan denganku. Namun aku belum yakin, belum siap, belum mau untuk berkenalan dengannya. So, there it was. Hari ini akhirnya secara resmi aku berkenalan dengan hatiku sendiri. Hatiku… Luar biasa hebat. Penuh dengan keluasan dan kedalaman, yang menjadikannya penuh kasih dan kebijaksanaan. Hatiku kuat. Hatiku selalu mencoba untuk mengingatkan bahwa aku adalah individu yang kuat. Namun selama ini pikiran terlalu mendominasi kehidupanku. Ya, aktivitas di dalam otakku terlampau sibuk. Sering sekali melontarkan judgement-judgement negative tentang diriku sendiri. Dan aku seringkali, selalu, teryakinkan bahwa aku adalah individu yang lemah, jelek, dan segala macam sifat buruk lainnya. Padahal, aku baik-baik saja. Aku adalah individu yang kuat. Kekuatan itu selama ini terpendam. Terkubur dibawah bangunan kokoh bernama pikiran.

Aku terpesona. Begitu sangat terpesona. Seperti menemukan semangat baru, menemukan kekuatan baru. Aku merasa tidak sendirian, ada teman yang selalu setia menemani walau aku sedang “sendirian”. Dan hal ini membangkitkan kekuatan baru. Hatiku adalah seorang gadis kecil dengan gaun putih dan mahkota bunga. Cantik. Seperti matahari, cerah. Ceria. Bahagia. Selalu tertawa. Namun dibalik itu semua, ada kedewasaan dan kebijaksanaan polos khas anak-anak yang menjadi pondasi karakternya. Itulah aku.


No comments:

Post a Comment